<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>BreEzeZone</title>
	<atom:link href="http://fosipa.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fosipa.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Dec 2008 08:11:39 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='fosipa.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/f8baf9142b84bdb49f279b5d11aa9109?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>BreEzeZone</title>
		<link>http://fosipa.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Wahai, Apakah itu Cinta?</title>
		<link>http://fosipa.wordpress.com/2008/12/18/wahai-apakah-itu-cinta/</link>
		<comments>http://fosipa.wordpress.com/2008/12/18/wahai-apakah-itu-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2008 08:10:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>posipa</dc:creator>
				<category><![CDATA[cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fosipa.wordpress.com/?p=64</guid>
		<description><![CDATA[Aku memandang nyalang, pada manusia lalu lalang
Kulihat, tanpa sedikitpun segan, mereka menggamitkan jemari tangan
Kata cinta menguar di angkasa, menghayutkan gemawan mega
Mangaburkan keindahan bintang gemintang, panji dan agungnya bentara
Namun di sini, berdiri aku dalam keraguan
Tak mengerti dan terus bertanya :
Apakah segalon cinta lebih manis ketimbang sececap cita?
Dan apakah bahagia terwujudi harus dengan dimiliki?
Dan apakah seorang pangeran [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fosipa.wordpress.com&blog=5232840&post=64&subd=fosipa&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><em>Aku memandang nyalang, pada manusia lalu lalang<br />
Kulihat, tanpa sedikitpun segan, mereka menggamitkan jemari tangan<br />
Kata cinta menguar di angkasa, menghayutkan gemawan mega<br />
Mangaburkan keindahan bintang gemintang, panji dan agungnya bentara<br />
Namun di sini, berdiri aku dalam keraguan<br />
Tak mengerti dan terus bertanya :<br />
Apakah segalon cinta lebih manis ketimbang sececap cita?<br />
Dan apakah bahagia terwujudi harus dengan dimiliki?<br />
Dan apakah seorang pangeran hanya dapat menjadi raja,<br />
Pabila mempersandingkan permaisuri di sisinya?</em></p>
<p><em>Dan tanya itu menggiringku masuk ke dalam labirin tua<br />
Lorong pekat penuh lembap yang dindingnya berkeropeng dusta<br />
Penuh tipu daya, tiap simpangannya menyesatkan pengelana<br />
Aku ikuti setitik cahya, dan kulihat jawab di ujungnya</em></p>
<p><em>Aku bertanya lantang, “Wahai, apakah itu cinta?”<br />
Kulihat sepasang muda-mudi bergelayutan mesra<br />
Sang gadis tertawa mengikik, sang pemuda menggeliat laknat<br />
Sahutnya, cinta adalah hari ini<br />
Yang tergantikan segera oleh hari esok<br />
Dia adalah kesenangan yang berkelindan selalu<br />
Birahi yang terpuaskan, nikmat yang berseliweran<br />
Aku tercenung, dan terus termenung<br />
Jika cinta adalah pesta pora, lalu apa arti cerita Majnun<br />
Cinta baginya adalah kisaran derita<br />
Tetapi Majnun hanya tahu itu cinta, walau dia buta<br />
Oh, betapa takdir cintanya berakhir nestapa</em></p>
<p><em>Aku berpaling dari mereka yang mencemooh nakal<br />
Lalu aku pergi menuju ujung lain lorong teka-teki<br />
Kuikuti suara-suara merdu, tawa, dan musik syahdu<br />
Walau gelap pekat, suara itu menuntunku pasti<br />
Dan akhirnya kulihat panggung megah berdiri kokoh<br />
Dipenuhi penyair dan pujangga sepanjang masa</em></p>
<p><em>Dadaku serasa bergolak, aku menyeruak dan berteriak, “Wahai apakah itu cinta?”<br />
Seorang pujangga menoleh, berdiri, dan menjawab panggilanku lalu mulai bersyair,<br />
Cinta adalah roman tanpa batas<br />
Inspirasi yang takkan mati; Api yang takkan padam<br />
Yang geloranya membuatmu remuk redam<br />
Tapi, bagai kecanduan, kau akan terus menyesapnya<br />
Membuatmu merasa terbang menuju menuju mentari yang menyala perkasa<br />
Sekali lagi, keraguan menyelinap dan membisik<br />
Mestikah begitu, sebab kulihat nyala sangat redup<br />
Menyambangi jalinan pernikahan yang suci<br />
Gairah sejoli telah berakhir, tapi tidak memupus ikatannya<br />
Tapi mereka masih menyebutnya cinta<br />
Walau madunya telah habis, Sang kumbang masih hinggap di atas kembang</em></p>
<p><em>Aku melengos tak puas, dan berjalan tak tahu ke mana<br />
Kususuri lorong berliku, begitu panjang jalanan, begitu terjal undakan<br />
Dan pada satu tangganya, kulihat seorang pengemis renta mengharap derma<br />
Dia berkata, “berikanlah milikmu yang terbaik, dan kusampaikan kebijaksanaanku”<br />
Aku sebenarnya tak ingin percaya, tapi kakiku terlalu letih mencari jawab<br />
Kuulurkan sebongkah batu mirah sembari bertanya, “Wahai, apakah itu cinta?”</em></p>
<p><em>Si pengemis diam dalam takzim, dan menjawab,<br />
Cinta adalah menghamba tanpa bertanya<br />
Ketaatan tanpa memerlukan jawaban<br />
Kau memuja, dan menjadikan dirimu budak dengan sukarela<br />
Kata-kata cinta adalah perintah yang tiada terbantah<br />
Aku terpekur dan tak henti berpikir<br />
Jika cinta merupakan penghambaan, lalu apa arti cinta Ilahi?<br />
Dia yang menurunkan hujan, dan lebih agung dari apapun jua<br />
Dia yang memberikan rizki kepada orang paling durjana sekalipun<br />
Dia yang mencintai makhluk-Nya, dan tak memerlukan apapun dari makhluk-Nya</em></p>
<p><em>Aku merasa rugi atas permata yang terbuang percuma<br />
Ini bukanlah kebijaksanaan; melainkan kedunguan!<br />
Cinta si pengemis selamanya menjadikan dirinya pengemis<br />
Yang mengiba, meminta, dan mengharap sejumput kasih<br />
Jika ini dinamakan cinta, maka terkutuklah kata cinta!<br />
Aku muak atas pencarian ini, lalu memutuskan keluar<br />
Labirin tua tak lagi mengurungku, dan bau laut seakan memanggilku<br />
Ini adalah aroma kebebasan yang menarik para pemberani<br />
Dan seperti cerita lama, aku berlayar menuju samudera berombak, –sendiri<br />
Angin kencang membantu lajuku, dan kapalku menuju horizon di tapal batas<br />
Mencari dunia baru untuk ditaklukkan<br />
Di ujung dek aku berteriak penuh kegembiraan<br />
Walau kegembiraan itu kadang dibayar oleh rasa hampa di tengah lautan<br />
Oh, tahun-tahun berselang; musim-musim berganti datang<br />
Waktu-penuh-kenangan yang berkandung duka dan suka<br />
Namun, pada suatu hari yang mengejutkan<br />
Badai datang menenggelamkan apa yang tersisa<br />
Aku lihat puing-puing yang karam, dan onggokan<br />
Sementara aku hanyut ditemani tongkang yang terombang-ambing<br />
Entah mengantarkanku ke mana</em></p>
<p><em>Di suatu tempat, saat aku membuka mataku<br />
Aku rasai pasir lembut yang harum baunya<br />
Dan riak ombak bermain-main di sekujur tubuhku<br />
Apakah ini tanah orang- orang mati, ataukah aku masih hidup?<br />
Oh, betapa hausnya aku…seteguk air akan mengobatiku<br />
Dan, aku lihat sesosok datang mendekat<br />
Sorot matanya menatapku lekat<br />
Lalu menuangkan seteguk air pada bibirku yang kekeringan sangat<br />
Pandanganku terasa kabur, dan dunia terasa berputar begitu cepat<br />
Aku berharap dia adalah malaikat tak bersayap yang memberikan jawab<br />
Aku merasa maut sebentar lagi menjemput,<br />
Jadi tak ada salahnya bertanya, toh rasa malu akan terbawa lalu<br />
Setelah sekian lama, sekali lagi aku bertanya, “Wahai, apakah itu cinta?”</em></p>
<p><em>Dia termangu,dan hanya tersenyum<br />
Untuk menenangkan jiwaku yang sekarat, dia menatapku lembut<br />
Dan kata-kata bagai menetes dari mulutnya<br />
Kata-kata serasa madu yang manisnya teringat selalu, Jawabnya :<br />
Cinta bukanlah benda untuk dimiliki<br />
Tetapi tindakan untuk diperjuangkan<br />
Cinta adalah kebaikan tanpa imbalan<br />
Pernahkah mentari bertanya padamu atas sinarnya yang terang<br />
Dan pernahkah pepohonan meminta jawaban atas keteduhannya<br />
Jika kau memberikan segelas air pada orang asing,<br />
Dan dia tak berhutang padamu apapun<br />
Itulah cinta.<br />
Bagaikan petani, kau menanam benihnya<br />
Lalu orang lain memakan buahnya, menghilangkan rasa laparnya<br />
Tetap ingatlah, cinta adalah pilihan hatimu<br />
Bukan keterpaksaan dari rasa takut<br />
Sebab cinta tidak pernah membuatmu merasa kehilangan<br />
Dia terus membuat hatimu merasa kaya<br />
Namun, sungguh dunia telah tercerai berai,<br />
Dan manusia menjadi tersesat oleh makna cinta<br />
Tergelincir keserakahan, cinta menjadi memabukkan<br />
Untuk memiliki, bukannya memberikan<br />
Untuk menguasai, bukannya mengasihi<br />
Jika cinta tinggallah nafsu diri belaka<br />
Yang tersisa hanyalah kerusakan semata<br />
Tiada peduli sesama; Semuanya mengagungkan diri jua<br />
Orang menamakannya cinta; tapi itu hanyalah dusta</em></p>
<p><em>Hari itu, aku tahu<br />
Bahwa perjalananku bukannya berakhir,<br />
Tetapi baru saja dimulai</em></p>
<p><em>Lalu aku mengatup mata<br />
Dan mulai mendoa<br />
Untuk satu pilihan kata di hati.<br />
</em></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fosipa.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fosipa.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fosipa.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fosipa.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fosipa.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fosipa.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fosipa.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fosipa.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fosipa.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fosipa.wordpress.com/64/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fosipa.wordpress.com&blog=5232840&post=64&subd=fosipa&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fosipa.wordpress.com/2008/12/18/wahai-apakah-itu-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b165181a66eb508b4d5cb904071204f3?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">posipa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Surga di Bumi</title>
		<link>http://fosipa.wordpress.com/2008/12/18/surga-di-bumi/</link>
		<comments>http://fosipa.wordpress.com/2008/12/18/surga-di-bumi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2008 08:08:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>posipa</dc:creator>
				<category><![CDATA[cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fosipa.wordpress.com/?p=62</guid>
		<description><![CDATA[Tirai kehidupan tiba-tiba saja tersibak
Teka-teki misteri perlahan terkuak
Dan cahya terang merasuk ke kamarku yang suram
Aku melongok keluar jendela, untuk menyaksikan
Lalu kulangkahkan kakiku mengitari kota
Menghirup napas kebebasan yang melegakan
Dan dunia serasa berubah
Sebab semua menjadi lebih indah
Walau hati ini masih berkandung gundah
Semangatku seakan membuncah
Dan mimpiku berkecambah;
Jalanku menjadi lebih terjal, tetapi sekarang jelas
Hutan mana yang mesti kuterabas
Tak peduli [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fosipa.wordpress.com&blog=5232840&post=62&subd=fosipa&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><em><em>Tirai kehidupan tiba-tiba saja tersibak<br />
Teka-teki misteri perlahan terkuak<br />
Dan cahya terang merasuk ke kamarku yang suram<br />
Aku melongok keluar jendela, untuk menyaksikan<br />
Lalu kulangkahkan kakiku mengitari kota<br />
Menghirup napas kebebasan yang melegakan<br />
Dan dunia serasa berubah<br />
Sebab semua menjadi lebih indah<br />
Walau hati ini masih berkandung gundah<br />
Semangatku seakan membuncah<br />
Dan mimpiku berkecambah;</em></em></p>
<p><em><em>Jalanku menjadi lebih terjal, tetapi sekarang jelas<br />
Hutan mana yang mesti kuterabas<br />
Tak peduli sakit ataupun panas<br />
Segalanya kuterima dengan hati puas<br />
Sebab Rajawali takkan tumbuh jika takut terbang<br />
Dan mentari tak ditakdirkan sembunyi di balik awan<br />
Jika manusia enggan berjuang,<br />
Lalu apa yang didapatkan, kecuali putus asa dan kesedihan</em></em></p>
<p><em><em>Hari ini, aku hidup demi mimpiku sendiri<br />
Hari ini, mimpiku lebih berharga dan segalanya<br />
Untuk membuktikan bahwa aku benar;<br />
Bahwa keberanian melahirkan keberhasilan<br />
Ketekunan melampaui semua kekuatan<br />
Dan kejujuran bukanlah kelemahan<br />
Hanya satu jawabnya,<br />
Mahkota Sang Raja di istana mesti digenggam</em></em></p>
<p><em><em>Tapi suatu saat nanti, aku ingin hidup untuk orang lain<br />
Dadaku selalu sesak melihat anak-anak jalanan<br />
Mereka mengemis dan kelaparan<br />
Dan ibu yang menangis tertahan<br />
Saat bencana datang tanpa peringatan<br />
Mereka yang tertindas memohon pertolongan<br />
Untuk keadilan yang tak jua datang<br />
Oh, bangsaku yang wajahnya tercoreng arang<br />
Tunggulah, jika saatku tiba;<br />
Saat aku cukup kuat menanggung beban<br />
Saat kata-kataku bukan lagi angin yang tak dipedulikan</em></em></p>
<p><em><em>Aku ingin membangun surga<br />
Di atas bumi yang tak sempurna<br />
Dimana semua orang bisa bahagia<br />
Saling berbagi, walau hanya sejumput doa</em></em></p>
<p><em><em>Sekarang, mungkin tanganku terulur lemah<br />
Dan hanya bisa kusampaikan keluh kesah<br />
Tapi, mimpi untuk suatu saat nanti<br />
Takkan boleh mati; Mesti jadi abadi</em></em></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fosipa.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fosipa.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fosipa.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fosipa.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fosipa.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fosipa.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fosipa.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fosipa.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fosipa.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fosipa.wordpress.com/62/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fosipa.wordpress.com&blog=5232840&post=62&subd=fosipa&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fosipa.wordpress.com/2008/12/18/surga-di-bumi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b165181a66eb508b4d5cb904071204f3?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">posipa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cinta Itu Anugerah</title>
		<link>http://fosipa.wordpress.com/2008/12/18/cinta-itu-anugerah/</link>
		<comments>http://fosipa.wordpress.com/2008/12/18/cinta-itu-anugerah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2008 08:03:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>posipa</dc:creator>
				<category><![CDATA[cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fosipa.wordpress.com/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[Masya Allah, seandainya aja kita tau betapa indah anugerah yang Allah berikan pada kita. Begitu indah dunia dengan hadirnya cinta. Cinta adalah anugrah terindah yang pernah diterima manusia,dan akan selalu hidup dalam setiap hati manusia. Cinta bukanlah benda yang diberikan begitu saja dan lalu bisa kita buang bila kita tidak menyukainya.
Banyak cara untuk mencintai, banyak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fosipa.wordpress.com&blog=5232840&post=58&subd=fosipa&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><em>Masya Allah, seandainya aja kita tau betapa indah anugerah yang Allah berikan pada kita. Begitu indah dunia dengan hadirnya cinta. Cinta adalah anugrah terindah yang pernah diterima manusia,dan akan selalu hidup dalam setiap hati manusia. Cinta bukanlah benda yang diberikan begitu saja dan lalu bisa kita buang bila kita tidak menyukainya.</em></p>
<p><em>Banyak cara untuk mencintai, banyak jalan menuju kebahagiaan. Allah memberi kemudahan, Allah juga memberi kesulitan dan cobaan. Namun hanya manusia yang melihat dengan mata hati dan berpikir dengan hati dan cinta yang dapat mengubah semua cobaan dan kesulitan menjadi kemudahan.</em></p>
<p><em>Cinta tidak pernah menghitung berapa lama kita menjalin suatu hubungan, tetapi bagaimana kita bisa membuatnya berkembang dengan indahnya. Cinta hanyalah sebuah awal dari seluruh hidupmu. Dan inilah awal hidupku.</em></p>
<p><em>Cinta tidak akan pernah mengungkap keburukanmu, tidak pernah membuka sisi negatifmu, dan cinta akan menutup semua kejahatanmu. Cinta adalah saat kamu merasakan bagaimana buruknya keadaanmu setelah kamu kehilangan seseorang yang begitu berarti untuk dirimu, seseorang yang telah mengubah dirimu, seseorang yang membuatmu merasa penting dan akan selalu dibutuhkan. Pada saat itulah cinta datang memberimu harapan untuk dapat hidup kembali dan membiarkanmu meraihnya dengan cara apapun. Cinta akan membantumu menjalani kehidupanmu dengan lebih mudah.</em></p>
<p><em>Pada dasarnya cinta tidak akan pernah menyakitimu. Hanya saja kau telah menempuh jalan yang salah untuk meraihnya. Cinta adalah seindah-indah perasaan yang pernah dirasakan manusia. Setialah pada cinta, dan cinta akan setia kepadamu. Cinta tidak akan mengkhianati dan meninggalkanmu. Cinta hanya ingin kamu merasakan apa yang terjadi pada hidupmu kalau cinta tak datang menghampiri dan menyapa hatimu.</em></p>
<p><em>Cobalah berpikir betapa cinta telah menyelamatkan nyawamu berulang kali. Bagaimana dia datang kembali padamu setelah kau nyaris kehilangan kendali pada dirimu. Bagaimana dia datang untuk memperbaiki hubunganmu yang kacau. Dan bagaimana dia membuatmu merasa bahwa kamu adalah orang yang paling bahagia di dunia ini.</em></p>
<p><em>Pikirkanlah bagaimana cinta menghadirkan dirinya dalam kehidupanmu. Terlalu banyak yang telah dilakukan cinta hingga mungkin kamu hanya berpikir, ah itu hanya keberuntunganku saja. Cobalah berterima kasih pada cinta. Banyak cara untuk berterima kasih pada cinta. Yang paling utama adalah, CINTAILAH PEMBERI CINTA PADA HIDUPMU. Bayangkan bila tidak ada cinta di dunia ini!</em></p>
<p><em>Cinta adalah saat kamu merasa bahagia ketika kamu melihat orang yang kamu cintai bahagia, saat kamu merasa sedih ketika dia sedih, dan menjalani saat-saat sedih dan bahagia bersama-sama. Cinta adalah sumber kekuatan. Cinta adalah saat kamu harus jujur pada dirimu sendiri dan orang yang kamu cintai. Cinta adalah saat kamu mendengar, berbicara dan menghargai kebenaran dan tidak pernah menolaknya. Cinta adalah sumber kebenaran. Cinta adalah saat kamu saling mengerti secara keseluruhan bahwa kamu merasa seperti kamu adalah bagian dari orang lain. Cinta adalah sumber kebersamaan. Cinta adalah kebebasan untuk mengungkapkan segala keinginanmu saat kamu membaginya dengan orang yang kamu cintai. Cinta adalah ketika kamu dan orang yang kamu cintai mengerti perkembangan masing-masing dan bersama-sama mengembangkan cinta yang kalian punyai. Cinta sumber segala sukses. Cinta adalah kebahagiaan saat merencanakan segala sesuatu yang akan terjadi pada hidup kalian berdua dan melakukannya bersama. Cinta adalah pangkal masa depan.</em></p>
<p><em>Cinta adalah dahsyatnya badai dan tenangnya pelangi. Cinta adalah pangkal dari semua perasaanmu. Cinta adalah saling memberi dan menerima kehidupan masing-masing, dan dengan sabar mengerti keinginan dan kebutuhan masing-masing. Cinta adalah berbagi segalanya. Cinta adalah saat kamu mengetahui bahwa orang yang kamu cintai akan selalu berada disampingmu apapun yang akan terjadi. Cinta adalah saat kamu saling merindukan dengan orang yang kamu cintai pada saat dia tidak ada disampingmu, dan mengetahui bahwa dia akan selalu ada di hatimu. Cinta adalah sumber dari semua perasaan amanmu. Cinta adalah sumber segala kehidupanmu!<br />
</em></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fosipa.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fosipa.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fosipa.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fosipa.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fosipa.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fosipa.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fosipa.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fosipa.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fosipa.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fosipa.wordpress.com/58/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fosipa.wordpress.com&blog=5232840&post=58&subd=fosipa&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fosipa.wordpress.com/2008/12/18/cinta-itu-anugerah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b165181a66eb508b4d5cb904071204f3?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">posipa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>love</title>
		<link>http://fosipa.wordpress.com/2008/12/17/love/</link>
		<comments>http://fosipa.wordpress.com/2008/12/17/love/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2008 14:23:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>posipa</dc:creator>
				<category><![CDATA[gambar love]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fosipa.wordpress.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[Puisi cinta dari bintan9naCozLet
cinta ku sudah lama tumbuh atas namanyaaaa
sekian hari&#8230;sekian waktu&#8230;
namanya tetap berdegub bersama jantung yang berdetak..
mengingatnya membawa ku melambung tinggi ke anakasa&#8230;
taukaha kau&#8230;.
apa ini yang disebut cintaa..
atau kah hanya sebuah angan kosong
yang terukir atas nama cinta
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fosipa.wordpress.com&blog=5232840&post=41&subd=fosipa&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignnone size-full wp-image-45" title="emo_love" src="http://fosipa.files.wordpress.com/2008/12/emo_love.jpg?w=500&#038;h=336" alt="emo_love" width="500" height="336" />Puisi cinta dari <a href="http://www.wismacinta.com/dws/lipro.php?stage=8&amp;nama_anda=&amp;nama_unik=bintan9naCozLet" target="_blank">bintan9naCozLet</a></p>
<p>cinta ku sudah lama tumbuh atas namanyaaaa</p>
<p>sekian hari&#8230;sekian waktu&#8230;</p>
<div>namanya tetap berdegub bersama jantung yang berdetak..</div>
<div>mengingatnya membawa ku melambung tinggi ke anakasa&#8230;</div>
<div>taukaha kau&#8230;.</div>
<div>apa ini yang disebut cintaa..</div>
<div>atau kah hanya sebuah angan kosong</div>
<div>yang terukir atas nama cinta</div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fosipa.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fosipa.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fosipa.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fosipa.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fosipa.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fosipa.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fosipa.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fosipa.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fosipa.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fosipa.wordpress.com/41/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fosipa.wordpress.com&blog=5232840&post=41&subd=fosipa&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fosipa.wordpress.com/2008/12/17/love/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b165181a66eb508b4d5cb904071204f3?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">posipa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fosipa.files.wordpress.com/2008/12/emo_love.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">emo_love</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Merindukanmu (lagi)</title>
		<link>http://fosipa.wordpress.com/2008/12/17/merindukanmu-lagi/</link>
		<comments>http://fosipa.wordpress.com/2008/12/17/merindukanmu-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2008 06:20:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>posipa</dc:creator>
				<category><![CDATA[koLeksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fosipa.wordpress.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[
Belum lepas semua penat
Setelah seharian menabung mimpi
Masih lekat teringat
Tak t’rasa ku merindukanmu lagi
Aku tahu… bahwa kumencintaimu
Aku tahu… bahwa kumenyayangimu
Namun baru ku tahu, sungguh
Betapa besar artimu bagiku
Masih ku ingat kata yang kau ucap
Pertemuan itu b’lum berganti hari
Masih t’rasa sentuhan hangat
Tapi ku sudah merindukanmu lagi
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fosipa.wordpress.com&blog=5232840&post=35&subd=fosipa&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><em><img class="alignnone size-full wp-image-50" title="232490-1145853" src="http://fosipa.files.wordpress.com/2008/12/232490-1145853.jpg?w=386&#038;h=400" alt="232490-1145853" width="386" height="400" /></em></p>
<p><em>Belum lepas semua penat<br />
Setelah seharian menabung mimpi<br />
<a title="Masih" href="http://www.anggrekbiru.com/masih-2.html">Masih</a> lekat teringat<br />
Tak t’rasa ku merindukanmu lagi</em></p>
<p><em>Aku tahu… bahwa kumencintaimu<br />
Aku tahu… bahwa kumenyayangimu<br />
Namun baru ku tahu, sungguh<br />
Betapa besar artimu bagiku</em></p>
<p><em><a title="Masih" href="http://www.anggrekbiru.com/masih-3.html">Masih</a> ku ingat kata yang kau ucap<br />
Pertemuan itu b’lum berganti hari<br />
Masih t’rasa sentuhan hangat<br />
Tapi ku sudah merindukanmu lagi</em></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fosipa.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fosipa.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fosipa.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fosipa.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fosipa.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fosipa.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fosipa.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fosipa.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fosipa.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fosipa.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fosipa.wordpress.com&blog=5232840&post=35&subd=fosipa&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fosipa.wordpress.com/2008/12/17/merindukanmu-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b165181a66eb508b4d5cb904071204f3?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">posipa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fosipa.files.wordpress.com/2008/12/232490-1145853.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">232490-1145853</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>10 Alasan Mencintaimu</title>
		<link>http://fosipa.wordpress.com/2008/12/17/10-alasan-mencintaimu/</link>
		<comments>http://fosipa.wordpress.com/2008/12/17/10-alasan-mencintaimu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2008 06:18:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>posipa</dc:creator>
				<category><![CDATA[koLeksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fosipa.wordpress.com/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[Aku butuh teman untuk melalui
Aku butuh kawan untuk berbagi
Aku butuh bayangan untuk mengikuti
Aku butuh mentari untuk menerangi
Aku butuh air untuk menyirami
Aku butuh pohon untuk meneduhi
Aku butuh pagi setelah gelap hari
Aku butuh tempat untuk kudiami
Aku butuh tersenyum setelah bersedih
Aku butuh hati untuk disayangi
Untuk itulah kuingin kau tetap disini
Hingga kelak kujadikan seorang istri
     [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fosipa.wordpress.com&blog=5232840&post=32&subd=fosipa&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><em>Aku butuh teman untuk melalui<br />
Aku butuh kawan untuk berbagi</em></p>
<p><em>Aku butuh bayangan untuk mengikuti<br />
Aku butuh mentari untuk menerangi</em></p>
<p><em>Aku butuh air untuk menyirami<br />
Aku butuh pohon untuk meneduhi</em></p>
<p><em>Aku butuh pagi setelah gelap hari<br />
Aku butuh tempat untuk kudiami</em></p>
<p><em>Aku butuh tersenyum setelah bersedih<br />
Aku butuh hati untuk disayangi</em></p>
<p><em>Untuk itulah kuingin kau tetap disini<br />
Hingga kelak kujadikan seorang istri</em></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fosipa.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fosipa.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fosipa.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fosipa.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fosipa.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fosipa.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fosipa.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fosipa.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fosipa.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fosipa.wordpress.com/32/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fosipa.wordpress.com&blog=5232840&post=32&subd=fosipa&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fosipa.wordpress.com/2008/12/17/10-alasan-mencintaimu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b165181a66eb508b4d5cb904071204f3?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">posipa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kepergianmu</title>
		<link>http://fosipa.wordpress.com/2008/12/17/kepergianmu/</link>
		<comments>http://fosipa.wordpress.com/2008/12/17/kepergianmu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2008 06:02:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>posipa</dc:creator>
				<category><![CDATA[koLeksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fosipa.wordpress.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Air matamu mengiris hatiku halus
kuusapkan telapak tanganku ke wajahmu yang pucat
terlihat ketakutan kehilangan akan nafasmu
nafasmu yang mengalir dalam nafasku
Kubelai rambutmu dengan kelembutan angin malam
terasa getaran menyatu diujung jari-jari
tak kuasa menahan gejolak kasih
limpahan nuansa kejora malam yang tak bertepi
Tak akan kutinggalkan hatimu yang manangis pilu
telah terpatri janji pada kedalaman nurani
akan ikut menyatu kegalauan kasih dalam derita
meski [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fosipa.wordpress.com&blog=5232840&post=25&subd=fosipa&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><em><span style="font-size:11pt;font-weight:700;font-family:Arial Unicode MS;color:#004000;">Air matamu mengiris hatiku halus<br />
kuusapkan telapak tanganku ke wajahmu yang pucat<br />
terlihat ketakutan kehilangan akan nafasmu<br />
nafasmu yang mengalir dalam nafasku</p>
<p>Kubelai rambutmu dengan kelembutan angin malam<br />
terasa getaran menyatu diujung jari-jari<br />
tak kuasa menahan gejolak kasih<br />
limpahan nuansa kejora malam yang tak bertepi</p>
<p>Tak akan kutinggalkan hatimu yang manangis pilu<br />
telah terpatri janji pada kedalaman nurani<br />
akan ikut menyatu kegalauan kasih dalam derita<br />
meski kekuatan malam hendak meragas</span></em></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fosipa.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fosipa.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fosipa.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fosipa.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fosipa.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fosipa.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fosipa.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fosipa.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fosipa.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fosipa.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fosipa.wordpress.com&blog=5232840&post=25&subd=fosipa&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fosipa.wordpress.com/2008/12/17/kepergianmu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b165181a66eb508b4d5cb904071204f3?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">posipa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cinta Sejati</title>
		<link>http://fosipa.wordpress.com/2008/12/17/cinta-sejati/</link>
		<comments>http://fosipa.wordpress.com/2008/12/17/cinta-sejati/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2008 05:39:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>posipa</dc:creator>
				<category><![CDATA[koLeksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fosipa.wordpress.com/2008/12/17/cinta-sejati/</guid>
		<description><![CDATA[
Cinta sejati takkan pernah sanggup tuk diungkapkan
Meski lewat lagu… atau lewat puisi
Cinta sejati tak mudah untuk dilukiskan
Melalui sebentuk langit biru… atau segarnya udara pagi
Cinta sejati takkan pernah bisa beranjak pergi
Meski masanya sirna… dan ceritanya tak lagi putih
Cinta sejati tak mudah untuk digoyah
Walau godaan menderu… dan kenikmatan dunia mengimaji
Hingga esok tak lagi ada
Sejak terasa waktu pertama
Hingga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fosipa.wordpress.com&blog=5232840&post=20&subd=fosipa&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><em><img class="alignnone size-full wp-image-39" title="624947emo-heart-2" src="http://fosipa.files.wordpress.com/2008/12/624947emo-heart-2.jpg?w=300&#038;h=300" alt="624947emo-heart-2" width="300" height="300" /></em></p>
<p><em>Cinta sejati takkan pernah sanggup tuk diungkapkan<br />
Meski lewat lagu… atau lewat puisi<br />
Cinta sejati tak mudah untuk dilukiskan<br />
Melalui sebentuk langit biru… atau segarnya udara pagi</em></p>
<p><em>Cinta sejati takkan pernah bisa beranjak pergi<br />
Meski masanya sirna… dan ceritanya tak lagi putih<br />
Cinta sejati tak mudah untuk digoyah<br />
Walau godaan menderu… dan kenikmatan dunia mengimaji</em></p>
<p><em>Hingga esok tak lagi ada<br />
Sejak terasa waktu pertama<br />
Hingga dunia menjadi abadi<br />
Tak berubah semua di hati</em></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fosipa.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fosipa.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fosipa.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fosipa.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fosipa.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fosipa.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fosipa.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fosipa.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fosipa.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fosipa.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fosipa.wordpress.com&blog=5232840&post=20&subd=fosipa&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fosipa.wordpress.com/2008/12/17/cinta-sejati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b165181a66eb508b4d5cb904071204f3?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">posipa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fosipa.files.wordpress.com/2008/12/624947emo-heart-2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">624947emo-heart-2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://fosipa.wordpress.com/2008/10/20/hello-world/</link>
		<comments>http://fosipa.wordpress.com/2008/10/20/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2008 05:46:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>posipa</dc:creator>
				<category><![CDATA[koLeksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fosipa.wordpress.com&blog=5232840&post=1&subd=fosipa&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fosipa.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fosipa.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fosipa.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fosipa.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fosipa.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fosipa.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fosipa.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fosipa.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fosipa.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fosipa.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fosipa.wordpress.com&blog=5232840&post=1&subd=fosipa&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fosipa.wordpress.com/2008/10/20/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b165181a66eb508b4d5cb904071204f3?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">posipa</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>